Jenis Ayam Hias Ayam Yungkilok

Untitled-1AYAM YUNGKILOK
Di Museum Biologi Edinburgh, Inggris terdapat salah satu jenis ayam dari daerah Sumatra Barat, didatangkan kira-kira sebelum abad 18. Mengapa sampai mendapat tempat di dalam museum terkenal tersebut? Tentu saja karena ayam Yungkilok mempunyai keistimewaan. Ciri utamanya adalah memiliki suara kokok batindik serta penampilan yang tidak dimiliki oleh jenis ayar manapun di dunia ini.

Oleh karena itu layak kalau menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Indonesia, khususnya masyarakat Kecamatan Payung Sekaki, Solok, Padang, Sumatra Barat.
Seharusnya rasa bangga ini dapat berlanjut, tetapi justru di akhir abad ke-20 ini ternyata sudah sulit sekali mendapatkan jenis ayam Yungkilok asli batindik 9 keatas. Keberadaan ayam Yungkilok asli sudah puluhan tahun terdesak oleh kehadiran ayam bangkok dan ayam ras unggul lain yang dinilai oleh masyarakat dapat memberikan keuntungan lebih baik. Keadaan tersebut tentu saja perlu diprihatinkan, kalau dibiarkan berlarut-larut niscaya ayam Yungkilok asli dengan cepat pasti akan punah.

Walaupun usaha pelestarian telah diupayakan oleh segelintir penggemar ayam hias seperti bapak Ilyas Murad, namun bila kurang mendapat dukungan dari masyarakat luas pasti tidak akan berhasil dengan baik. Demikian pula perhatian instansi yang terkait sangat diharapkan dalam menggerakkan masyarakat agar mau menoleh kembali kepada ayam Yungkilok. Salah satu sarana memacu kembali semangat masyarakat antara lain dengan diadakannya lomba suara kokok batindik ayam Yungkilok, baik tingkat daerah maupun propinsi.

Adapun ayam Yungkilok terbagi atas 3 golongan berdasarkan penampilan fisiknya, yakni:

  1. Ayam Yungkilok gadang
  2. Ayam Ratiah
  3. Ayam Batu

Sedangkan untuk penggolongan nama ayam yang mempunyai ciri-ciri khusus, antara lain adalah:

  1. Ayam Bangkeh
  2. Ayam Kinantan
  3. Ayam Gombak buak siburantak

Kemudian masih ada lagi nama-nama pokok berdasarkan ciri warna bulunya, seperti:

  1. Biring
  2. Jalak
  3. Kanso
  4. Kurik
  5. Pileh
  6. Putih
  7. Tadung

Di antara ke-5 nama pokok tersebut, masih ada lagi kombinasi warna bulu, yakni:

1a. Biring jalak
b. Biring kuning
c. Biring pileh
d. Biring tadung

2. Jalak tadung

3a. Kurik bareh randang
b. Kurik jalak
c. Kurik pileh
d. Kurik tadung

4. Pileh tadung

5a.   Tadung anjani
b. Tadung sipatung hutan

Pada saat ini di daerah Sumatra Barat sudah sulit sekali didapatkan ayam Biring kuning, Tadung sipatung hutan dan Bangkeh. Apalagi ayam Kinantan, mungkin bagi generasi muda tinggallah suatu dongeng belaka.

Ciri-ciri ayam Yungkilok gadang.

1. Pejantan:

  • Berat rata-rata lebih dari 2 kg, tinggi dan ramping.
  • Kepala oval memanjang.
  • Jengger berukuran sedang. bergerigi dan berwarna merah.
  • Letak mata agak tersembunyi dengan pandangan tajam tak kenal takut, warnanya ada yang putih, kuning. merah atau hitam.
  • Pial sepasang, berukuran besar. warnanya merah darah.
  • Cuping telinga kecil berwarna merah segar.
  • Paruh panjang dan hampir lurus, warnanya ada yang putih, kuning kemerah-merahan, hitam atau putih bergaris hitam.
  • Leher berukuran sedang kelihatan kokoh menyangga kepala.
  • Badan padat berisi, bila bcrdiri tegak membentuk sudut 60° memberikan kesan atletis.
  • Kaki cukup panjang. kokoh dan kekar, sisik teratur rapi warnanya ada yang putih, kuning, merah dan hitam.
  • Jari-jari kakinya panjang, kuat sekali untuk mencengkeram.
  • Kuku-kukunya runcing dan ujungnya melengkung.
  • Telapak kakinya berjaringan halus, warnanya ada yang putih kuning dan abu-abu.
  • Tajinya kecil, panjang dan runcing sekali, kebanyakan lurus dan sewarna kakinya.
  • Warna bulunya ada yang hanya satu macam, yakni putih, merah, ku­ning atau hitam saja. Ada pula yang lebih dari dua warna dan warna-warna kombinasinya, namun bagi pejantan unsur warna hitam lebih dominan. Bulu hias pada leher, punggung dan pinggang juga bermacam-macam warna.
  • Suara kokoknya panjang sekali dan berirama. Oleh masyarakat setempat dinamakan kokok batindik atau balenggek.

2. Betina:

  • Berat rata-rata berkisar 1,6 kg. Badan kelihatan agak tambun karena bulunya yang sangat tebal.
  • Bentuk kepala oval memanjang dan ditumbuhi bulu-bulu kecil lembut.
  • Letak matanya agak tersembunyi, tajam dan jernih, warnanya ada yang putih, kuning, merah atau hitam.
  • Paruhnya panjang dan agak lebar, warnanya ada yang putih, kuning, merah, hitam maupun putih bergaris hitam.
  • Leher berukuran sedang dengan tembolok besar menonjol.
  • Bulu badannya lebat, ada yang hanya terdiri dari satu macam warna saja yakni putih, kuning, merah maupun hitam, ada pula warna-warna kombinasi maupun campuran dari warna-warna tersebut.
  • Kaki berukuran agak panjang, sangat kokoh menyangga tubuhnya yang tambun, sisik kaki teratur rapi dengan warna putih, kuning, me­rah atau hitam.
  • Jari-jari kakinya kuat sekali untuk mencengkeram dahan.
  • Kuku-kukunya runcing dan panjang, merupakan senjata untuk mengkais-kais tanah dan akar-akar.
  • Telapak kakinya berjaringan halus dengan warna abu-abu, hitam, putih kemerah-merahan ataupun kuning.
  • Bertelur paling banyak 16 butir per periode, namun daya tetasnya cukup tinggi.

3. Telur:

  • Berukuran sedang dengan bentuk oval sempurna.
  • Warnanya ada yang putih opaque, ada juga yang putih kecoklat-coklatan.
  • Setelah 21 hari dierami induknya, akan menetas dengan bulu kapas warna kuning pucat belang hitam atau coklat.

Baca juga Ciri Fisik Ayam Cemani Kedu

Ciri Fisik Ayam Cemani Kedu

ayam cemani hiasAYAM KEDU CEMANI
Jenis ayam hitam yang ada sekarang ini kemungkinan adalah anak keturunan ayam cemani yang telah kawin silang dengan ayam Kedu hitam. Oleh karena itu ada istilah ayam Kedu cemani, karena dari jenis ayam Kedu hitam kadangkala muncul kelainan; maksudnya telah terjadi penyimpangan dari ciri-ciri pokok ayam Kedu hitam. Justru penyimpangan ini sangat diharapkan oleh para petemak ayam kedu hitam, karena hasil penyimpangan tersebut dapat berharga sangat mahal, dan inilah yang disebut ayam Kedu cemani. Ternyata ayam Kedu cemani mempunyai ciri-ciri yang hampir sama dengan ciri-ciri ayam cemani asli.

Ciri-ciri ayam Kedu Cemani,

1. Pejantan:

  • Berat rata-rata 2,5 kg.
  • Kepala berukuran sedang berbentuk oval.
  • Jengger tunggal berbentuk bilah, tebal, ukurannya termasuk besar, bergerigi besar-besar dan berwarna hitam kusam.
  • Pial besar sepasang menggantung di bawah kedua rahang berwarna hitam sedikit kemerah-merahan.
  • Cuping telinga berukuran besar, warnanya hitam kusam.
  • Paruh berwarna hitam dengan sedikit warna abu-abu pada ujungnya.
  • Lidah, langit-langit dan kerongkongan berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Mata besar bersinar, berwarna hitam.
  • Kulit dan telapak kaki warnanya hitam kusam.
  • Nadi, kloaka, kaki dengan sisik teratur rapi, jari-jari kaki, taji, dan kuku berwarna hitam.
  • Daging dan tulangnya pun berwarna hitam.
  • Darah merah kehitam-hitaman.
  • Posisi badan sewaktu berdiri tegak membentuk sudut 60°.
  • Bulu hias pada leher dan punggung kecil-kecil panjang berwarna hitam, tapi setelah tua akan menjadi merah darah atau kuning kemerah-merahan.
  • Bulu ekor pokok besar-besar panjang membuat lengkungan besar tetapi tidak sampai menyentuh tanah.
  • Bulu pantat dan pada paha agak mengembang (mekrok: Jw) berwarna hitam keabu-abuan.

2. Betina:

  • Sedikit perbedaan dengan pejantan terletak pada jengger kecil. tipis dan lemas berwarna hitam kusam.
  • Pial berukuran kecil, warnanya juga hitam kusam.
  • Kelihatan lebih tambun dengan berat badan sekitar 1,5 kg; bila berdiri tegak berkesar sedikit datar.
  • Bulu ekor menyempit pada ujungnya.
  • Antara badan dan sayap sedikit berongga.
  • Bulu badan sebelah bawah dan paha berwarna hitam abu-abu dan agak mengembang (mekrok: Jw).
  • Paruhnya berwarna hitam dengan ujung abu-abu.
  • Lidah, langit-langit, berwarna abu-abu kehitam-hitaman.
  • Matanya besar, bundar, berwarna hitam.
  • Kulit dan telapak kakinya berwarna hitam kusam.
  • Nadi, daging dan kloakanya pun berwarna hitam.
  • Kaki bersisik kecil-kecil teratur rapi dan jari-jari kakinya berwarna hitam kehijau-hijauan.
  • Tulangnya berwarna hitam mengkilap.
  • Kuku-kukunya berwarna hitam, besar-besar dan melengkung kuat.
  • Darahnya berwarna merah kehitam-hitaman.
  • Mulai bertelur setelah berumur 4 bulan, rata-rata 30 butir per periode.

3. Telur:

  • Berukuran besar berbentuk oval dan warnanya putih kemerah-merahan atau putih kecoklat-coklatan.
  • Setelah 21 hari dierami induknya, menetas dengan bulu berwarna hitam keabu-abuan.
  • Paruh dan kukunya berwarna hitam dengan ujung berwarna putih atau abu-abu kekuning-kuningan.

Kunjungi juga Mengenal Ayam Kalkun dan Ciri Fisiknya

Mengenal Ayam Kalkun dan Ciri Fisiknya

ayam kalkun hias AYAM KALKUN
Pada zaman dahulu jenis ini lebih dikenal dengan nama ayam Belanda, karena kemungkinan besar masuknya ke Indonesia dibawa para pedagang dari ropa dan terutama dikonsumsi oleh kalangan atas, yakni bangsa Belanda.

Dalam kelas ayam, kalkun termasuk yang bertubuh paling besar. Dengan bentuknya yang melebihi ukuran ayam pada umumnya, maka lebih tepat bila kalkun dipelihara lepas pada halaman yang cukup luas.

Kalkun mempunyai pembawaan yang tenang dan tidak banyak tingkah bila dilepas bebas, tetapi akan berbalik menjadi liar bila dimasukkan kandang sempit, karena gerakannya akan sangat terbatas sehingga sering mengalami stres berat, bulu rontok atau rusak, dan luka yang tidak cepat sembuh.

Kandang yang sempit juga mendorong kalkun untuk setiap saat makan dan kalau ransumnya habis lalu memakan seadanya. Hal ini sangat berbahaya karena nkan menimbulkan berbagai macam penyakit. Penyakit ringan yang biasa menyerang kalkun adalah sakit tembolok, pilek dan sesak napas. Lebih parah lagi bila kalkun menderita penyakit kepala hitam akibat serangan protozoa yang berkembang biak di dalam kandang sempit serta kurang sinar matahari.

Biasanya ayam kalkun dipelihara hanya sampai usia dewasa, karena pada umur 6,5 bulan berat rata-rata pejantan 11,5 kg dan pada umur 5 bulan berat rata-rata betina berkisar 9 kg, kandungan protein dan lemak sedang pada puncaknya. Semakin tua, dagingya menjadi kurang lezat untuk disantap, kecuali bila tujuannya sebagai penghias taman atau untuk diternakkan.

Ciri-ciri ayam Kalkun,

  1. Pejantan:
  • Kepala berukuran besar, tidak ditumbuhi bulu sedikit pun melainkan dilindungi oieh kulit tebal berlipat-lipat berwarna merah berbercak-bercak putih dan kebiru-biruan.
  • Mata berwarna merah kehitam-hitaman, letaknya agak tersembunyi oleh lapisan kulit yang berkerut-kerut.
  • Paruhnya berwarna kuning dengan pangkal hitam, bentuknya besar dan panjang, kuat dan tajam sehingga dapat memutuskan jari-jari kita; tidak akan tampak dari depan, karena tertutup oleh lapisan lemak dan kulit yang tumbuh di depan hidung, yang semakin tua akan semakin panjang menjuntai.
  • Pial tunggal, berwarna merah belang putih atau kebiru-biruan, dapat memanjang hingga menutup tembolok.
  • Leher berukuran sedang, kokoh menyangga berat kepalanya.
  • Warna bulunya ada yang putih bersih, perak, tembaga atau lurik. Jarang sekali ditemukan kalkun berwarna dasar ungu.
  • Kaki panjang dan besar dengan sisik besar-besar tumbuh teratur rapi, ada yang berwarna kuning jerami, abu-abu atau merah jambu.
  • Jari-jari kaki panjang dan kuat sekali.
  • Kuku runcing dan memanjang, merupakan senjata andalan, bahkan rumput pun akan habis dibabatnya.
  • Telapak kakinya halus, kebanyakan berwarna merah jambu.
  • Umur yang paling baik untuk dikawinkan setelah lebih dari 1,5 tahun.
  • Kalkun jantan dapat mencapai berat 22,5 kg pada umur 5 tahun.
  • Tidak bisa berkokok seperti ayam pada umumnya, hanya mengeluarkan suara seperti trombone.

2. Betina:

  • Kepala berukuran besar, tak berbulu, dilindungi lapisan kulit tebal yang berlipat-lipat, berwarna merah berbintik-bintik putih.
  • Paruhnya besar, lebar dan panjang, berwarna kuning jerami dengan pangkalnya berwarna hitam kusam. Dari depan paruhnya tidak akan kelihatan, karena tertutup oleh lapisan lemak dan kulit yang menjuntai dari bawah hidung.
  • Pial tunggal, panjang, menggantung, berwarna merah darah berbercak-bercak putih kebiru-biruan.
  • Berbulu putih, dengan helaian besar dan kaku. Ada juga yang berwarna lurik, tembaga dan perak. Warna abu-abu sangat jarang terdapat pada induk betina.
  • Kakinya berukuran besar dan panjang, bersisik besar teratur rapat, warna kuning, kuning jerami, merah jambu maupun abu-abu hitam.
  • Jari-jari kaki panjang dan kuat sekali, warnanya kuning pucat atau abu-abu.
  • Kuku-kukunya runcing dan tajam, biasanya untuk mengais makanan di dalam tanah.
  • Setelah berumur 7 bulan mulai bertelur, tetapi tidak banyak, maksimal hanya 12 butir per periode.

3. Telur:

  • Berukuran besar, berbentuk oval sempuma, warnanya putih kemerah-merahan.
  • Setelah dierami induknya selama 26 hari akan menetas dengan bulu kapas berwarna kuning pucat dan abu-abu.

 

Tips-tips Memilih Tas Selempang untuk Pria

Ada banyak sekali pilihan tas selempang pria branded dijual di pasaran. Tas-tas ini banyak sekali ragamnya, bervariasi mulai dari model, warna, motif, material, dan bahkan harga. Bagi seorang pria, memiliki tas selempang bisa menjadi sesuatu hal yang tidak hanya praktis tapi juga modis. Hal ini karena tas selempang juga bisa menjadi aksesoris yang bagus selain sebagai tempat penyimpanan barang. Namun, karena banyaknya pilihan-pilihan yang tersedia, seringkali sulit menentukan pilihan yang tepat secara cepat. Layaknya membeli hal lain dari pasaran, seorang pembeli harus menimbang-nimbang terlebih dahulu mengenai kualitas suatu tas, dan hal tersebut juga berlaku dalam urusan memilih tas selempang. Dari segi material, tas sendiri bermacam-macam ragamnya, mulai dari yang terbuat dari kulit hingga bahan sintetis. Namun yang mana pun pilihannya, pastikan bahwa tas yang Anda pilih merupakan yang paling tepat buat Anda. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti dalam memilih tas berkualitas untuk pria yang paling sesuai kebutuhan.

tas selempang pria

Agar Tak Salah Memilih Tas Selempang Untuk Pria

Hal pertama yang harus pembeli lakukan sebelum membeli sebuah tas selempang pria branded adalah mengecek harganya. Tas branded cenderung mahal karena material yang dipakai pun biasanya berkualitas sangat tinggi, seperti tas dari kulit hewan asli misalnya. Tak jarang tas-tas branded ini cukup menguras kantong pembelinya. Oleh karena itu, anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai berapa harga pasaran dari tas yang Anda incar sebelum membeli. Cara ini juga bagus untuk diikuti ketika Anda ingin mengetahui keaslian material kulit yang digunakan suatu tas, karena harganya yang memang tidak murah. Jangan gampang tergiur dengan harga miring yang diberikan kepada suatu tas branded yang katanya terbuat dari kulit asli. Cek dulu kualitasnya sebelum membeli agar tak menyesal nantinya di kemudian hari.

Hal kedua yang musti Anda lakukan adalah memilih corak warna yang sesuai. Tas selempang pria memiliki karakteristik desain yang biasanya berbeda dengan tas selempang wanita. Hal ini juga berlaku untuk warna. Pada umumnya, tas selempang pria tersedia dalam warna-warna yang gelap atau netral, dan desainnya pun biasanya lebih ke praktis dan sederhana daripada mewah. Jika Anda berniat membeli tas selempang pria branded sebagai hadiah, maka Anda juga bisa membeli tas dengan warna yang disukai orang yang akan anda berikan hadiah. Pemilihan warna sangat berkaitan dengan selera dan gaya. Oleh karena itu, pertimbangkan hal ini sebelum membeli tas selempang.

Hal ketiga yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan dalam membeli tas selempang adalah modelnya. Ada banyak sekali model tas selempang yang tersedia di pasaran, pembeli hanya tinggal memilih. Model-model terbaru biasanya sangat trendy dan populer di banyak kalangan. Jadi mungkin Anda bisa melihat-lihat terlebih dahulu keluaran-keluaran tas selempang terbaru sebagai bahan referensi. Tentu saja, tidak hanya wanita, pria pun juga akan terlihat lebih keren jika ia menjinjing tas bermodel keren, apalagi yang desainnya sedang populer di pasaran.

Hal keempat yang bisa Anda perhatikan dalam membeli tas selempang branded pria yang bagus adalah jelas kualitasnya. Karena biar bagaimanapun, kualitas tetap merupakan suatu tolak ukur apakah suatu barang praktis itu bagus atau tidak, tak peduli bagaimana cantik bentuk atau tampilannya. Untuk tas selempang, segi kualitas sangat menentukan apakah tas tersebut bisa awet atau tidak. Agar tidak kecewa nantinya setelah membeli, pastikan Anda mengecek dan mengamati kualitas tas yang Anda beli secara teliti. Apalagi jika Anda tertarik membeli tas kulit atau tas bermerk, yang notabene harganya bisa cukup menguras isi kantong. Oleh karena itu, selalu perhatikan kualitas tas di atas pertimbangan apapun, mulai dari segi kualitas dan kerapihan jahitan, kuat tidaknya material, dsb.

tas selempang pria2

Memilih Model Yang Pas

Seperti yang telah disebut sebelumnya, model tas selempang buat pria berbeda dari tas selempang buat wanita. Jika Anda ingin membeli tas khusus pria, maka penting untuk memperhatikan modelnya. Pertanyaannya, bagaimanakah memilih model yang sesuai? Ada dua cara untuk menentukan apakah suatu tas memiliki jenis yang memenuhi kebutuhan seseorang atau tidak. Kriteria yang paling mudah adalah menyesuaikannya dengan ragam aktivitas yang akan dijalani si pemilik tas sehari-hari. Cara lain adalah dengan menyesuaikan selera si pemilik nantinya. Menggabungkan kedua faktor ini adalah cara yang baik untuk mementukan pilihan model dan motif yang sesuai.

Kekurangan dan Kelebihan dari Tas Selempang untuk Pria

Tak dapat dipungkiri bahwa setiap jenis tas pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tinggal bagaimana pembeli menyiasatinya. Tas selempang pria pun tak luput dari hal ini. Salah satu kekurangan yang dimiliki tas selempang adalah tempat penyimpanan yang sedikit. Namun hal ini masuk akal karena tas ini memang bukan didesain sebagai jenis tas yang heavy duty atau tas untuk menyimpan banyak barang. Di sisi lain, tas selempang menawarkan keringanan sebagai salah satu kelebihannya, yang mana hal ini membuatnya sesuai sebagai tas untuk dibawa berjalan-jalan santai.

Selain itu tas selempang juga lebih fleksibel dan praktis dibandingkan jenis tas lain, karena memungkinkan penggunanya untuk memasukan barang dengan cepat tanpa harus memutar tas ke depan sebagaimana halnya penggunaan ransel. Tas selempang juga nyaman untuk dipakai, model dan gambar tas selempang pria branded terbaru bisa dilihat disini, karena tidak membebani kedua pundak Anda. Namun di sisi lain, hal ini bisa menjadi kekurangan jika benda yang Anda bawa agak sedikit berat dari biasanya.

Tas selempang juga merupakan pilihan tas yang baik untuk membawa gadget karena modelnya yang kecil dan bisa digunakan untuk menyimpan benda-benda kecil juga. Anda tak perlu khawatir akan dompet, power bank, smartphone, maupun charger yang tercecer dengan tas selempang, karena Anda bisa menyimpan barang-barang tersebut dengan cepat dan mudah tanpa hambatan berarti. Di sisi lain, penggunan tas selempang dalam menyimpan barang-barang semacam itu juga sangatlah praktis karena gampang diraih ketika barangnya mau diambil. Tas selempang juga merupakan tas yang modis, sehingga menjadi pilihan yang bagus untuk bergaya dan menghias penampilan agar makin keren. Tas jenis ini cocok untuk dibawa saat jalan-jalan, berkumpul bersama teman, atau pergi sekolah. Demikianlah beberapa pembahasan mengenai tas selempang, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin membeli tas selempang pria branded maupun non-branded yang sesuai dengan kebutuhan.

Masker Wajah Teh Hijau Matcha Buatan Sendiri

Matcha-Green-Tea-Mask

Masker Wajah Teh Hijau Matcha Buatan Sendiri – Pernahkah Anda berpikir bahwa orang minum teh hijau karena teh ini banyak kandungan antioksidan nya, lalu bagaimana jika teh ini diterapkan pada kulit Anda – akankah memberikan manfaat juga bagi kulit? Ada lagi yang bermanfaat buat kulit, pakai collagen pure, manfaat collagen pure mampu membuat kulit sehat dan cerah.

Mengapa Menggunakan Mocha Green Tea Untuk Masker Wajah?
Jadi, mengapa Masker Matcha Green Tea Masker? Mengapa tidak hanya menggiling beberapa daun teh hijau organik lain dan membuatnya menjadi masker teh hijau? Nah, inilah alasannya:

  1. Meskipun, Anda dapat membeli teh organik, tapi secangkir teh mocha hijau mengandung antioksidan setara dengan 10 cangkir teh hijau biasa.
  2. Teh mocha hijau dijual dalam bentuk bubuk, sehingga lebih mudah untuk digunakan dalam rutinitas perawatan kecantikan karena cukup dengan diseduh.
  3. Saat Anda menyeduh teh tradisional, Anda hanya mendapatkan manfaat dari infusi nya. Matcha Teh dibuat dengan daun teh yang telah digiling menjadi bubuk, sehingga dengan teh matcha Anda akan  mendapatkan hingga 10 kali antioksidan dari seluruh daun teh biasa.

Cara Membuat Masker Teh  Hijau Matcha di Rumah

Dalam artikel kali ini, saya ingin berbagi dengan Anda beberapa masker yang super-mudah cara membuatnya dan terbaik.

  1. Untuk Kulit Berminyak – Normal :
    Bahan:
    (i) Matcha Teh Hijau: 1 sendok teh
    (ii) Air atau Aloe Vera: Beberapa tetes
    Cara: Masukan bubuk teh hijau matcha ke dalam mangkuk kaca kecil. Sambil diaduk perlahan tambahkan air atau gel lidah buaya. Buat menjadi masker  yang tidak terlalu tebal atau berair. Oleskan pada wajah Anda dan diamkan beberapa saat. Jika Anda membuat konsistensi yang tepat, masker akan mudah menempel pada wajah dan kemudian akan perlahan-lahan kering. Terapkan di seluruh wajah dan leher, meninggalkannya selama setidaknya 30 menit.
    Rendam flanel dalam air hangat dan gunakan untuk menghapus masker. Saat Anda menghapus masker yang kering, maka berarti juga Anda melakukan pengelupasan kulit Anda dengan lembut untuk memunculkan kulit yang lebih sehat dan bercahaya Anda.
  2. Untuk Kulit Kering:
    Bahan:
    (i) Matcha Green Tea: 2 sendok teh
    (ii) Minyak Kelapa Organik: ½ sendok teh (. Minyak kelapa adalah anti-inflamasi dan pelembab yang banyak memiliki sifat alami anti-bakteri sehingga akan membantu menjaga kulit Anda tetap berseri-seri  dan bersih)
    (iii) Air
    Cara: Masukan Matcha Green Tea dalam mangkuk kaca. Sambil diaduk, tambahkan minyak kelapa dan beberapa tetes air. Terus menambahkan air sampai Anda mendapatkan pasta tebal halus dengan konsistensi seragam. Tambahkan banyak air sehingga saat dioleskan – tidak terlalu tebal atau berair. Jika Anda membuat konsistensi yang tepat, masker akan dengan mudah menempel dan perlahan-lahan kering.  Terapkan di seluruh wajah dan leher, diamkan selama setidaknya 30 menit.
    Rendam flanel dalam air hangat dan gunakan untuk menghapus masker. Ketika Anda menghapus masker kering, Anda juga berarti melakukan pengelupasan kulit dengan lembut untuk memunculkan kulit yang bersinar dan lebih sehat.
    Orang-orang yang memiliki kulit kering juga dapat menggunakan minyak lainnya sesuai pilihan mereka. Zaitun dan minyak jarak umumnya pilihan yang baik.

Tips Kecantikan alami:

  1. Masker di atas begitu murni dan ringan sehingga Anda bahkan dapat membiarkannya menempe; di wajah semalaman jika Anda inginkan, untuk menyerap  lebih baik melalui kulit Anda.
  2. Untuk masker probiotik yang kaya, Anda dapat mencampur teh hijau matcha dengan yogurt polos atau dadih.
  3. Untuk detoks kulit utama, Anda dapat mencampur satu sendok makan bubuk teh hijau dengan beberapa tetes minyak esensial sereh yang dapat merawat dan menyembuhkan jaringan parut dan gangguan lainnya pada kulit Anda.
  4. Untuk kulit bebas keriput dan sehat, coba salah satu sendok makan matcha green tea powder dicampur dengan satu sendok makan air mawar (tambahkan sedikit untuk konsistensi tebal), dan 3-4 tetes minyak esensial lavender.